Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Oktober 2011

Dengan 1gr LM.9999 tahun 2008 senilai Rp. 300.000 Anda sudah bisa berinvestasi dengan return bisa lebih dari 50%/tahun atau setidaknya diatas inflasi, Jika Anda simpan di bank, tahun depan uang itu jadi hanya Rp.180.000 secara nominal, 144.000 secara intrinsik/daya beli. Itu bukan konsep tabungan (masuk Rp. 300.000 keluar Rp. 300.000) tapi penyerahan aset Anda secara tidak sadar tapi suka tidak suka harus rela kepada pihak lain.

Jika Anda mau berinvestasi pasif di properti, tanah/kavling, saham, obligasi, dll berapa puluh atau ratus juta rupiah yang Anda siapakan, belum dapat untung sudah harus bayar pajak dan biaya-biaya-biaya.

DIGEMARI & DAPAT DITERIMA UMUM (ACCEPTABILITY)

SIAPA yang tidak tahu emas? dari orang primitif sampai manusia post modern mengetahuinya diseluruh dunia.
Tidak ada hal yang lebih menarik selain kemilau kuning warna emas telah mewarnai sejarah umat manusia, sebagai lambang kemakmuran, kejayaan, kekayaan, kehormatan, kemurnian dan keindahan yang bernilai seni tinggi pada berbagai bentuk perhiasan, artefak, koin, batangan/lantakan, peralatan dan perlengkapan yang dibuat, dikenal, diterima dimana saja dan kapan saja diseluruh dunia.
Anda punya uang kartal cash/hard currency/saham/sertifikat properti/ rekening bank/deposito/obligasi hanya berlaku ditempat Anda dapatkan (terbatas oleh aturan/kebijakan/undang-undang/hukum konstitusi dan batas wilayah teritorial) "THE UNIVERSAL GOLD", "THE HEAVEN CURRENCY", "GOLD FOR ALL", "EVERYBODY NEED GOLD", "GOLD IS GLOBAL CURRENCY", "GOLD IS MONEY"

BERNILAI TINGGI & TERBATAS/LANGKA (SCARCITY)

Emas adalah barang tambang yang sangat langka sangat terbatas dan tidak bisa diperbaharui. Produksi emas rata-rata di seluruh dunia setahun tidak lebih dari 2.650 ton (2.650.000 kg) sejak 1985-2005 dan terus mengalami penurunan, ini dikarenakan sangat jarang ditemukan tambang baru, permintaan yang terus bertambah, situasi keamanan, politik & ekonomi negara-negara penghasil emas, ditambah isu akan kerusakan lingkungan dari pertambangan dan situs penggalian emas oleh aktivis/lembaga-lembaga lingkungan hidup dunia sehingga perpajangan izin sulit dilakukan.

Jika seluruh emas yang ada didunia dikumpulkan sekitar 160.000 ton saja dan volumenya kurang dari dua kolam renang ukuran internasional

Saat ini negara Indonesia merupakan negara penghasil emas no 8 didunia dengan rata-rata produksi 75-100 ton/ tahun. India dan China mengkonsumsi lebih dari 50% produksi emas dunia. Diperkirakan tambang emas dunia akan habis dalam kurun waktu 30-40 tahun lagi

DAPAT DIBAGI DENGAN NILAI TETAP (DIVISIBILITY)

Bagaimana kalau saya beri Anda setengah uang kertas pecahan $ 100 atau Rp. 100.000 yang dibagi 2 (disobek) apakah potongan tersebut Anda mau terima dan menganggap senilai setengahnya? bagaimana dengan properti/kendaraan/obligasi baik itu fisik atau sertifikatnya kalau dibagi 2, 4, 8 alias disobek-sobek dan dibakar/dilebur masih ada nilainya?

Emas walaupun di potong-potong hingga menjadi bagian-bagian terkecil bahkan menjadi debu, itu tetap debu emas, tetap debu emas yang bernilai, tidak ada penyusutan dan debu emas itu akan menjadi satu balok emas kembali bila kembali dilebur tidak ada penyusutan. DARI EMAS KEMBALI MENJADI EMAS, INILAH KEADILAN Sebab Tuhan menciptakan emas bertujuan untuk menjadikan emas sebagai alat ukur didalam kehidupan perekonomian sehari-hari yang adil (ciri penghuni surga yang mencerminkan keadilan, walaupun disurga sudah tidak lagi perlu emas/uang fana untuk hidup)

K E I N D A H A N & K E B A N G G A A N (BEAUTY & PRIDE)

Kemilau kuning warna emas telah mewarnai sejarah umat manusia, sebagai lambang kemakmuran, kejayaan, kekayaan, kehormatan, kemurnian dan keindahan yang bernilai seni tinggi pada berbagai bentuk berbagai macam variasi perhiasan, artefak, koin, batangan/lantakan, peralatan dan perlengkapan yang dapat dijadikan collector items bernilai intrinsik dan historik yang sanggat tinggi.
Anda dapat menikmati sendiri aset Anda atau koleksi emas murni 24k/ LOGAM MULIA .9999 dalam berbagai bentuk dengan rasa bangga dan puas. Aset LM .9999 ini dapat menjadi warisan yang sangat bernilai.

Jumat, 14 Oktober 2011

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan investasi, tibalah saatnya melakukan investasi. Pertanyaan yang muncul kemana kita akan melakukan ivestasi tersebut? Untuk menjawab pertanyaan ini kita harus mengetahui alternatif-alternatif investasi.

Secara garis besar, lahan investasi secara umum dapat dibagi dua, yaitu real asset investment and financial asset investment.

Real asset investment adalah komitmen mengikatkan aset pada sektor real. Seperti diketahui, istilah sektor real sering digunakan untuk menunjukkan sektor diluar keuangan, seperti perdagangan, industri, pertanian dan lain sebagainya. Dengan demikian, investasi pada sektor real adalah komitmen mengikatkan aset di luar sektor keuangan. Sebagai contoh dari real asset investment, misalnya membeli ruko untuk berdagang tekstil atau barang lainnya, membangun pabrik, membeli apartemen kemudian disewakan, membeli lukisan untuk dijual kembali dan masih banyak lagi.

Ciri-ciri investasi di sektor real ini adalah perantara tidak mutlak. diperlukan dan informasi bisa didapat secara langsung dari lapangan, karena obyek investasinya bisa dilihat secara nyata, misalnya mutu bangunan ruko yang kita beli, dapat kita lihat langsung dari tampilan bangunan-bahan bangunannya baik, warnanya cocok, ukurannya tepat dan lain sebagainya.

Sedang financial asset investment (investasi di sektor keuangan) atau sering juga disebut portfolio investment (investasi portofolio) adalah komitmen untuk mengikatkan aset pada surat-surat berharga (securities), yang diterbitkan oleh penerbitnya. Penerbit surat berharga ini beragam,mulai dari individu, perusahaan hingga pemerintah. Demikian pula dengan jenisnya, sangat beragam, mulai dari yang sederhana seperti utang piutang antar pribadi hingga produk derivative (turunan) yang rumit, seperti future. Sebagai contoh investasi pada sektor keuangan ini, misalnya, kita menabung uang di bank, membeli saham, obligasi atau reksadana.

Ciri-ciri investasi di sektor keuangan yang membedakannya, dengan investasi di sektor real adalah dalam melakukan investasi perantara mutlak diperlukan, kemudian informasi hanya bisa didapat dari prospektus, laporan tahuhan atau proposal. Karena manajemen investasi menyajikan teori-teori tentang Portofolio, maka konsentrasi kita akan kita curahkan pada investasi di sektor keuangan ini.

Selain memiliki ciri-ciri tersebut, investasi keuangan juga lebih banyak melibatkan Profesi, yang untuk bisa menyandang profesi tersebut diperlukan ujian standar profesi. Ini sangat wajar, karena bisnis di industri keuangan ini lebih mengandalkan kepercayaan, sehingga untuk melegitimasi kepercayaan tersebut diperlukan standar tertentu. Kepercayaan, menjadi sangat penting karena “komoditi” yang menjadi obyek transaksi adalah “barang” tak berwujud, yaitu hanya berupa kertas yang memuat pernyataan bahwa pemilik kertas tersebut memiliki hak tagih/bayar kepada penerbitnya. Bahkan dalam sistem perdagangan tanpa warkat (scriptless trading), atas saham-saham di BEJ (Bursa Efek Jakarta) investor sudah tidak lagi melihat wujud saham secara fisik, melainkan hanya laporan perusahaan pialang mengenai perubahan jumlah saham dan nilainya, tak ubahnya seperti kita menerima laporan rekening koran dari bank setiap bulan.
Semua bentuk atau jenis investasi didunia ini memiliki resiko. Investasi LOGAM MULIA .9999 memiliki resiko yang sangat rendah, LM.9999 tidak ada biaya penyusutan nilai, bahkan disebut zero maintenance hanya beban untuk biaya tahunan sewa safe deposit box jika disimpan/dititipkan di bank. Nilai LOGAM MULIA .9999 untuk jangka pendek (harian-bulanan) berfluktuasi, naik dan turun namun sejak 7 tahun terakhir, nilainya terus naik, lebih dari 300% atau 42.8%/tahun dan akan terus naik.
Resiko terburuk dari investasi LOGAM MULIA .9999 yaitu hilang (jika menyimpannya tidak benar inipun bisa terjadi pada jenis investasi lainnya), dicuri atau dirampok, namun ini pun kemungkinannya kecil sekali.

Properti, kendaraan bermotor, obligasi, saham, equity, reksa dana, electronic gold, golden account karya seni, bunga bank kartu kredit, warung, toko, kantor, ruko, pabrik dan lainnya dikenakan berbagai macam pajak, ppn, pph, ppp, biaya administrasi harian, mingguan, bulanan, tahunan.
Semakin banyak aset Anda semakin tinggi pula beban pajak-pajak dan biaya-biaya. Belum lagi biaya perawatan, biaya komisi, biaya trading, biaya asuransi, biaya penyusutan nilai harta dan biaya-biaya tak terduga. Namun secara legal tidak ada pada LOGAM MULIA .9999. "If you choose FINEGOLD .9999, FEE become FREE & FREEDOM".
Aset dalam bentuk properti, kendaraan, surat-surat berharga, rekening bank, kartu kredit, rekening valas, rekening koran, obligasi, deposito, saham, bond, options, electronic gold, hak paten merek & logo, copyright, golden account, dan sebagainya dapat diketahui, dilacak, dibobol, dan diprediksi nilainya oleh pihak lain. Bahkan Anda harus/wajib melaporkan berapa jumlah kekayaan Anda pada KPK.

Mungkin Anda merasa tidak nyaman atau tidak penting apabila aset Anda yang sifatnya pribadi dapat diketahui oleh pihak-pihak lain yang memang suka usilan mau tahu aset orang lain. Sekarang Anda punya aset dalam bentuk LOGAM MULIA .9999 berapa gram? berapa kilogram? berapa ton? Hanya Anda saja yang mengetahuinya, dan juga orang lain yang jika Anda beri tahu. ingat " silent is gold"
Aset kita jika disimpan atau dititipkan kepada orang lain atau lembaga keuangan dan ketika kita memerlukannya secara mendadak/ emergency kadang kala kita sangat sulit memperolehnya kembali. Proses pencairannya bisa sampai lebih dari 7 hari kerja.

Anda yang membeli/mengkonversi LOGAM MULIA .9999, Anda yang mempunyainya, itu aset Anda maka Anda yang menyimpan dengan baik dan benar (safe deposit box di bank, brankas di tempat rahasia/tersembunyi didalam rumah ) aset Anda bukan disimpan atau dititipkan kepada orang lain.

Ibarat Anda mempunyai mobil, tetapi kuncinya dipegang oleh orang lain maka Anda tidak bisa mengontrol mobil Anda atau Anda pergi wisata naik kapal pesiar, Anda pasti memperoleh life jacket dan kartu tanda buktinya.Tanpa bisa diprediksi terjadi bencana, kapal pesiar itu tenggelam, Anda perlu life jacket yang akan menyelamatkan nyawa Anda bukan kartu (sertifikat) tanda bukti kepemilikan life jacket.

Kamis, 13 Oktober 2011

Suatu ketika, jika Anda dengan sangat mendesak/terpaksa harus membawa/memindahkan aset/ uang tunai Rp. 350.000.000 atau US$ 30.000 itu memerlukan tempat yang besar dan sangat tidak praktis, beresiko tinggi, tercecer, dapat dengan mudah dilihat/ diketahui orang lain, tidak aman. Namun dengan LM.9999 berat 1.000 gr atau 1 kg LOGAM MULIA .9999 yang setara dengan nilai tunai diatas ukurannya tidak lebih dari sebungkus rokok yang pas di saku Anda.

TAHAN LAMA (DURABLE)

Properti, kendaraan, uang kertas, surat-surat berharga, saham, karya seni bisa hancur oleh karena terbakar, dibagi-bagi/disobek-sobek, terendam air atau terkena berbagai bencana alam, rusak dimakan usia, rusak oleh karena rayap, serangga, binatang, kutu, maka nilainya akan hilang sama sekali

LOGAM MULIA .9999 tahan terhadap segala kondisi cuaca, anti karat, asam (kecuali oleh aqua regia nitrat+klorida acid), air bahkan api sekalipun maka disebut logam mulia. Meski melumer ( diatas 1083 c) dia tetap LOGAM MULIA.9999 dan tetap bernilai tinggi hanya bentuknya saja berubah namun kemurnian dan massanya tetap. Seandainya logam mulia ditumbuk hingga menjadi butiran debu, ia tetap butiran debu logam mulia yang bernilai, akan bersatu kembali jika dilebur.

Inflasi adalah PERAMPOK ASET ANDA yang tidak kelihatan, namun pasti dan terus berlangsung sampai detik ini, tidak bisa dihentikan oleh siapapun, bahkan oleh kekuatan ekonomi Amerika dan Eropa, ini adalah masalah klasik yang sudah berabad-abad namun secara perlahan tapi pasti akan mengerosi aset Anda yang Anda peroleh dan kumpulkan dengan susah payah. Tetapi, semakin tinggi laju inflasi berpengaruh pada semakin tingginya harga LOGAM MULIA .9999. Saat keadaan ekonomi normal, di seluruh dunia mengalami inflasi rata-rata 2-3% pertahun, di USA 3 - 4%/th di Indonesia 10 - 20%/th, namun kenyataannya bisa lebih dari angka-angka tersebut.

Uang Anda di bank-bank swasta, pemerintah, dalam dan luar negri sekalipun akan "hilang" secara perlahan oleh karena inflasi, biaya administrasi, biaya-biaya lainnya, pajak atas bunga sebesar 20%, tingkat suku bunga rendah dan terbatas, jaminan dari pemerintah LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) yang terbatas hanya Rp. 2 milyar/nasabah dengan syarat & ketentuan berlaku. Pada Lembaga atau perusahaan investasi-investasi lainnya dikenakan biaya/komisi broker, administrasi, pajak 5%, materai, biaya pengelolaan, dan sebagainya.

Bahkan saat ini menyimpan uang di bank masih ada kemungkinan dibobol lewat nomor kartu kredit, Di Indonesia tahun 2008, dari 9 juta pemilik kartu kredit, sedikitnya 7,2 juta datanya telah bobol oleh oknum perbankan yang bekerjasama dengan sindikat pemalsu kartu kredit. Sekarang Anda punya 1 gr besok 1000gr, 100kg, 1000 ton tidak ada yang tahu kalau Anda diam, "silent is gold"
Bank sentral, dialah satu satunya bank yang berwenang memproduksi uang , menentukan desain, bahan, warna, ukuran, nilai nominal pada setiap lembarnya, dan menentukan nilai intrinsik uang itu, sehingga berapa pun banyaknya jumlah uang Rupiah, US$ yang Anda miliki jangan bangga dan sombong, sangat mungkin suatu saat nanti menjadi nol besar/ hilang nilainya bukan karena dirampok maling tapi oleh kebijakan si pembuat dan pengendali suplai uang. Ini pernah terjadi di Jerman th 1920-1923 dimana 100 milyar Deutch Mark tidak cukup untuk membeli sepotong roti.

Ada istilah; "Anda boleh minta apapun, berapapun jumlahnya yang Anda mau diseluruh dunia ini, tapi berikan saja satu hak pada saya untuk membuat & mengendalikan suplai uang. Dengan sebuah pena maka saya akan membeli kembali semua yang Anda miliki dengan harga yang amat sangat murah."

Rabu, 12 Oktober 2011

Anda mungkin bertanya-tanya kenapa banyak sekali orang sukses berbisnis di internet, namun tidak sedikit juga yang gagal. Bila anda ingin tahu kenapa, itu karena tergantung dari mindset atau pola pikir mereka masing-masing. Orang sukses berbisnis online karena dia sudah mengawalinya dengan pola pikir yang baik sebagai entrepreneur, sedangkan yang gagal karena mereka asal-asalan, tidak yakin atau bahkan tidak tahu cara yang benar. Untuk memulai dan sukses berbisnis online, ada beberapa hal yang harus ditanamkan pada benak Anda, antara lain :
1. Kepercayaan.
Anda harus percaya bahwa bisnis online yang anda bangun akan sukses. Ini penting karena bagaimana anda bisa sukses kalau anda sendiri tidak percaya. Untuk membangun kepercayaan anda bisa belajar dari kisah-kisah sukses para pebisnis online seperti Anne Ahira, yang memulai bisnis online mulai dari nol. Namun berkat kepercayaannya, Beliau sukses membangun kerajaan bisnis online. Bukan hanya Anne Ahira, murid-muridnya pun banyak yang sudah sukses. Saya kira anda bisa mempelajari kisah-kisah sukses pebisnis online dengan browsing di internet atau beli buku di toko buku, banyak sekali orang di dunia termasuk Indonesia yang telah menjadi netpreneur dan entrepreneur sukses. Dari kisah-kisah ini, anda bisa meyakini bahwa Anda bisa seperti mereka. Kalau mereka bisa kenapa kita tidak.
2. Serius.
Kalau Anda sudah mempunyai kepercayaan bahwa Anda bisa sukses dan menghasilkan uang di internet, berikutnya anda harus serius untuk mempraktekannya. Bukan hanya wacana saja. Anda harus serius dalam belajar, mencari ilmu yang berkaitan dengan ilmu komputer, internet marketing dan hal-hal yang berkaitan dengan bisnis online. Selanjutnya anda serius untuk memulainya. Kalau anda bingung cara memulainya, anda bisa kunjungi terus weblog ini atau kursus disini.
3. Disiplin.
Bila anda sudah serius, anda juga harus disiplin dalam merencanakan, memulai dan menjalani bisnis online. Anda ikuti cara berbisnis online yang baik. Anda ikuti tahapan-tahapannya. Anda tidak boleh terburu-buru. Anda harus memenejemen waktu, atur waktu online, kapan waktu online untuk bisnis dan kapan online untuk santai misalnya chatting, mengunjungi forum dan lain-lain. Saat online untuk membangun bisnis online, anda harus disiplin, fokus hanya mengerjakan kegiatan pentahapan bisnis online, tidak browsing kemana-mana yang tidak ada kaitannya dengan bisnis anda.
4. Bisnis Online Bukan Bisnis Cepat Kaya.
Harus ditanamkan pada otak anda bahwa bisnis diinternet ini adalah bukan bisnis cepat kaya. Saya meragukan kalau ada yang mengajak berbisnis online dengan hanya beberapa minggu langsung kaya. Ada prosesnya, masalah lama atau tidak itu tergantung seberapa seriusnya anda. Yang jelas tidak instan langsung kaya. Normalnya sekitar 3 atau 4 bulan, asal anda serius dan disiplin anda sudah bisa menghasilkan uang. Untuk besarnya pendapatan anda, tergantung seberapa gigihnya anda. Di Lembaga Kursus Online Asian Brain saat ini ada suatu tantangan dalam waktu 120 hari bisa menghasilkan uang US$100 perhari. Murid-murid di Lembaga tersebut, dibimbing dan ditutor secara bertahap dengan video. Kalau anda tertarik anda bisa menjadi muridnya. Namun demikian, ingat disana juga ditekankan bahwa bisnis online bukan bisnis cepat kaya.
5. Tanggung Jawab Untuk SUKSES.
Anda harus bertanggung jawab akan kesuksesan anda. Masa depan anda tergantung anda. Intinya anda harus gigih, ulet dan pantang menyerah. Rata-rata pebisnis online tidak langsung sesukses sekarang ini. Mereka pernah beberapa kali jatuh. Tapi mereka bangkit dengan memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Ada juga memang yang berjalan mulus terus, itu karena mereka sudah mengerti cara-caranya. Ada kata-kata bijak yang perlu anda tulis bahwa : “Kalau Anda Saat Ini Belum Sukses, Itu Karena Anda Belum Banyak Mengalami Kegagalan”. Jadi kalau anda menemui kegagalan dalam berbisnis online, belajarlah dari kegagalan, ambil makna dan hikmahnya, jangan malu untuk bertanya kepada senior-senior atau master-master bisnis online, cari artikel-artikel tentang bisnis online di internet atau beli buku di toko buku, kursus online atau anda bisa kunjungi terus weblog ini. Masa depan Anda tergantung Anda sendiri. Anda Harus Bertanggung Jawab.

Selasa, 04 Oktober 2011

Dengan absennya bunga dalam perekonomian, hubungan investasi dan tabungan dalam perekonomian Islam tidak sekuat seperti yang ada dalam konvensional. 
Dalam konvensional hubungan investasi dan tabungan dihubungkan oleh peran bunga dalam perekonomian. Sehingga bunga menjadi indicator fluktuasi yang terjadi di investasi dan tabungan. Ketika bunga (bunga simpanan dan bunga pinjaman) tinggi maka kecenderungan tabungan akan meningkat, sementara investasi relatif turun. Begitu sebaliknya, ketika bunga rendah, maka tabungan akan menurun dan investasi akan meningkat. 
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa motivasi dalam aktivitas tabungan dan investasi dalam konvensional didominasi oleh motif keuntungan (returns) yang bisa didapatkan dari keduanya.

Sedangkan dalam perspektif ekonomi Islam, investasi bukanlah melulu bercerita tentang berapa keuntungan materi yang bisa didapatkan melalui aktivitas investasi, tapi ada beberapa faktor yang mendominasi motifasi investasi dalam Islam. Pertama, akibat implementasi mekanisme zakat maka asset produktif yang dimiliki seseorang pada jumlah tertentu (memenuhi batas nisab zakat) akan selalu dikenakan zakat, sehingga hal ini akan mendorong pemiliknya untuk mengelolanya melalui investasi.

Dengan demikian melalui investasi tersebut pemilik asset memiliki potensi mempertahankan jumlah dan nilai assetnya. Berdasarkan argumentasi ini, aktifitas investasi pada dasarnya lebih dekat dengan prilaku individu (investor/muzakki) atas kekayaan atau asset mereka daripada prilaku individu atas simpanan mereka. Sejalan dengan kesimpulan bahwa sebenarnya ada perbedaan yang mendasar dalam perekonomian Islam dalam membahas prilaku simpanan dan investasi, dalam Islam investasi lebih bersumber dari harta kekayaan/asset daripada simpanan yang dalam investasi dibatasi oleh definisi bagian sisa dari pendapatan setelah dikurangi oleh konsumsi.

Kedua, aktivitas investasi dilakukan lebih didasarkan pada motifasi social yaitu membantu sebagian masyarakat yang tidak memiliki modal namun memiliki kemampuan berupa keahlian (skill) dalam menjalankan usaha, baik dilakukan dengan bersyarikat (musyarakah) maupun dengan berbagi hasil (mudharabah). Jadi dapat dikatakan bahwa investasi dalam Islam bukan hanya dipengaruhi factor keuntungan materi, tapi juga sangat dipengaruhi oleh factor syariah (kepatuhan pada ketentuan syariah) dan factor sosial (kemashlahatan ummat).

Melihat praktek ekonomi kontemporer, definisi investasi cenderung meluas dari definisi orisinilnya. Definisi investasi kini juga digunakan dalam menggambarkan aktivitas penanaman sejumlah capital dalam pasar keuangan konvensional, dimana aktivitasnya berbeda jauh dengan maksud yang terkandung dalam kata investasi itu sendiri yang biasa digunakan dalam sector riil.

Masuk pada makna investasi di sector keuangan tentu aktivitas ini lebih dekat dengan motivasi spekulasi dan capital gain. Prilaku investasi seperti ini tentu akan memberikan wajah atau corak ekonomi yang berbeda, bahkan konsekwensi terhadap interaksi dalam mekanisme ekonomi juga akan sangat berbeda dengan sistem ekonomi non-spekulasi (syariah). Dan yang pasti teori-teori yang terbangun dari analisa prilaku dan kecenderungan dalam mekanisme perekonomian konvensional tentu akan berbeda dengan perekonomian Islam (atau bahkan bertolak belakang). Jadi perlu ditegaskan kembali, bahwa dalam perekonomian Islam spekulasi dalam segala bentuknya atau menanamkan dana atas motif profit atau return dalam bentuk bunga (interest rate) bukanlah investasi!

Selanjutnya melihat segmentasi masyarakat Islam, maka golongan masyarakat yang aktif melakukan aktifitas investasi adalah golongan masyarakat muzakki. Golongan masyarakat ini memiliki potensi melakukan investasi akibat sumber daya ekonominya berlebih setelah memenuhi kebutuhan dasar dan kebutuhan untuk berjaga-jaga.

Investasi ini tentu akumulasi dan perannya dalam perekonomian secara makro sangat besar. Dengan berfungsinya sistem zakat dan dilarangnya riba serta spekulasi, maka akumulasi dana besar yang dimiliki oleh golongan muzakki akan ditransfer menjadi investasi, sebagai reaksi untuk menghindari risiko berkurangnya harta mereka akibat kewajiban zakat dan motif ingin menjaga atau bahkan menambah jumlah kekayaan (harta) para muzakki. Berarti akumulasi investasi tersebut akan terus berputar dan berputar. Dengan begitu tingkat velocity akan terjaga atau bahkan akan terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah akumulasi investasi.

Jadi dapat disimpulkan investasi dalam Islam ditentukan oleh beberapa variabel yang diantaranya adalah ekspektasi keuntungan pada sebuah projek, pendapatan dan kondisi perekonomian (bukan oleh tingkat bunga yang selama ini dikenal dalam teori ekonomi konvensional.

Seperti yang telah dijelaskan pada sub-bab tabungan, warga non-muslim yang memiliki kelebihan uang atau harta (idle money) tidak diberi kesempatan oleh sistem untuk bisa menanamkannya dalam pasar keuangan karena pasar tersebut tidak ada (no interest rate and speculative transaction). Pasar keuangan dalam arti konvensional tentunya. Sehingga kelebihan uang atau harta dari warga non-muslim akan mengalir pada aktifitas investasi.

Pembahasan prilaku tabungan dan investasi dalam perspektif Islam ini akan menjadi salah satu landasan dalam pendefinisian dan pengembangan sistem moneter Islam. Karena prilaku tabungan dan investasi dalam Islam jelas sekali berbeda dengan apa yang diyakini dalam ekonomi konvensional.

Menggunakan definisi dan mekanisme investasi yang telah disebutkan diatas, maka investasi menjadi sektor yang tidak kalah penting dalam perekonomian. Sector inilah yang menjelaskan bagaimana kegiatan ekonomi riil dapat bergerak melalui penyediaan instrument-instrumen investasi dan preferensi golongan pemilik modal untuk menggunakan dananya. Realisasi investasi tentu saja ditentukan oleh dua kekuatan pasar, yaitu penawaran investasi dan permintaan investasi.

Apa yang menjadi objek penawaran dan permintaan investasi? Jawaban dari pertanyaan ini menjadi sangat penting dalam memahami konsep investasi, dimana konsep ini, Secara sederhana yang menjadi objek dari pasar investasi adalah projek – projek investasi, yang menunjukkan berapa besar realisasi aktifitas usaha yang dilakukan oleh pemilik modal untuk memproduksi barang dan jasa. Merekalah, pemilik modal, yang menjadi inisiator wujudnya usaha – usaha yang menyediakan kebutuhan atau permintaan akan barang dan jasa. Namun dalam aktifitas pasar selama ini, ternyata terdapat segolongan pelaku ekonomi yang ingin ikut secara keuangan dalam proses usaha tersebut. Bahkan tak jarang keberadaan mereka menjadi urgen menentukan perkembangan kuantitas usaha (bisnis) yang ada, disamping memang inisiator tidak mampu memenuhi skala ekonomi dan produksi yang diinginkan oleh pasar, hal ini wujud akibat nature aktifitas ekonomi yang sejak dulu tidak pernah lepas dari kerangka kerjasama yang menguntungkan melalui proses sharing baik risiko, untung maupun rugi.

Pada aplikasinya, keseimbangan keduanya kemudian akan membentuk tingkat ekspektasi keuntungan (expected return) pada pasar investasi. Keterlibatan pemilik modal (yang membentuk permintaan investasi) yang menanamkan dananya dalam projek investasi pada gilirannya akan membentuk informasi pasar tentang ekspektasi keuntungan dalam berusaha.

Dalam aplikasi investasi sector riil konvensional juga lazimnya memang berbeda dengan aplikasi syariah. Di konvensional aktifitas investasi lekat dengan konsep bunga dimana setiap investasi yang terjadi diasumsikan selalu berakhir untung (positif). Investasi konvensional tidak mengakomodasi kemungkinan rugi. Berbeda dengan syariah, system ini menggunakan konsep bagi hasil dimana asumsi dasarnya adalah kefitrahan usaha yang dapat untung dan dapat pula rugi.

Hubungan investasi dengan tingkat bunga ini bukannya tak memiliki kelemahan, fungsi I = Io – gi sudah banyak dianalisa dan diungkapkan kelemahan-kelemahannya oleh pakar-pakar ekonomi konvensional itu sendiri. Dan bahkan beberapa pakar memiliki bukti empiris atau kesimpulan dalam beberapa artikel ilmiah mereka bahwa hubungan investasi dan tingkat bunga sangatlah lemah.

Perlu diakui bahwa konsep pasar investasi ini perlu dikaji lebih mendalam relevansi dan kemapanan teorinya, namun penulis mengharapkan konsep ini mampu menjadi referensi pengembangan selanjutnya atau bahkan menjelaskan beberapa hal dalam hipotesa – hipotesa fenomena ekonomi Islam, baik prilaku ekonomi pada skala mikro maupun kecenderungan system pada skala makro.

Penawaran projek investasi dalam perspektif Islam secara garis besar bersumber dari investasi yang inisiatifnya berasal dari sektor swasta (Ip), pemerintah (Ig) dan social (Iso). Dari sector swasta, pelaku ekonomi akan memulai usaha dengan ekspektasi keuntungan yang mereka perhitungkan pada masa yang akan datang. Berapapun tingkat ekspektasi keuntungan sepanjang keuntungan tersebut tidak negative (≥ 0), maka seorang pengusaha akan melakukan usaha bisnis. Dengan kata lain inisiatif atau preferensi usaha seorang pelaku bisnis tidak terpaku pada tingkat keuntungan tertentu.[1] Disamping itu ada juga investasi yang ditawarkan oleh pemerintah (Ig), dengan karakteristik investasi yang lebih pada pembangunan infrastruktur atau fasilitas – fasilitas publik. Atau tidak jarang pada investasi di sektor-sektor sumber daya ekonomi yang vital bagi negara, seperti minyak dan gas bumi, pembangkit listrik, informasi dan lain-lain. Selain itu investasi juga dapat berasal dari masyarakat itu sendiri melalui mekanisme sosial Islam (Iso). Dalam hal ini instrumen sosial Islam yang sangat lekat dengan investasi sosial adalah instrumen wakaf. Peran dan fungsi wakaf secara umum adalah sebagai sumber investasi sosial bagi masyarakat. Investasi sosial tersebut meliputi pengadaan pelayanan medis (klinik, puskesmas, obat murah dan lain-lain), tempat ibadah, jembatan, sekolah dan lain sebagainya. Keberadaan wakaf betul-betul merupakan inisiatif masyarakat yang sangat erat hubungannya dengan tingkat keimanan masyarakat itu sendiri. Dengan demikian, penawaran investasi dapat digambarkan dengan menggunakan model investasi sebagai berikut:

Is = Ip + Ig + Iso

Penawaran investasi ini bersifat autonomous, dimana besarnya relatif tidak tergantung pada keuntungan ekspektasi (expected return – Er). Hal ini mengakibatkan gambaran kurva penawaran investasi menjadi vertikal, yang bermakna berapapun perubahan ekspektasi keuntungan tidak membuat jumlah penawaran investasi berubah. Jumlah penawaran investasi lebih disebabkan inisiatif pelakunya yaitu pelaku bisnis, pemerintah dan sektor sosial.

Sementara itu permintaan investasi cenderung terdiri atas dua komponen. Yang pertama komponen investasi autonomous (Io) yang tidak tergantung pada variabel lain, boleh jadi komponen ini ada akibat preferensi investor untuk berinvestasi dengan motif bersifat individual (keinginan diri sendiri - Iriil) dan sosial (amal shaleh – Iamal shaleh). Permintaan akan investasi sosial ini pula yang kemudian menimbulkan respon adanya penawaran projek – projek investasi bersifat sosial.

Sedangkan yang kedua investasi yang tergantung pada besar kecilnya ekspektasi keuntungan. Investasi ini muncul disebabkan oleh kecenderungan pemilik modal ingin mempertahankan (termasuk menambah) tingkat kekayaan yang mereka miliki, karena pada tingkat kekayaan tertentu para investor yang notabene adalah muzakki akan terekspose oleh risiko zakat. Artinya zakat akan mengurangi jumlah kekayaan mereka ketika kekayaan mereka mencapai atau melebihi jumlah tertentu (nishab). Oleh sebab itu, sebagai tindakan balik dalam rangka mempertahankan tingkat kekayaanya, maka seorang investor/muzakki memiliki pilihan yaitu memberdayakan kekayaannya untuk memperoleh keuntungan atau menambah kekayaan mereka. Dalam perspektif lain penggunaan kekayaan investor/muzakki sebenarnya adalah membuka peluang individu lain untuk memperoleh manfaat dari kekayaan mereka. Seperti mereka yang tidak memiliki modal tapi memiliki keahlian dalam berbagai usaha bisnis atau ekonomi. Dengan demikian, model permintaan investasi dapat digambarkan dengan persamaan sebagai berikut:

Id = Io + h(Er)

Dimana: h = sensitifitas permintaan terhadap Er Io = kW + lW; k + l = 1, atau Io = Iriil + Iamal shaleh

Dimana: Iriil = kW Iamal Shaleh = lW k = bagian kekayaan yang diinvestasikan bermotif pribadi l = bagian kekayaan yang diinvestasikan bermotif sosial W = kekayaan (Wealth)

Pada sisi permintaan investasi, keikutsertaannya kelompok pemilik modal tergantung pada keberadaan usaha yang telah ada dipasar, dimana mereka menempatkan sebagian modalnya (uang) pada usaha yang ada, sehingga besar – kecil jumlah investasi atau penanaman modal mereka pada projek investasi tergantung pada besar – kecil ekspektasi keuntungan yang ada. Semakin besar ekspektasi keuntungan, maka akan semakin besar permintaan terhadap projek investasi tersebut. Begitu juga sebaliknya, jika ekspektasi keuntungan kecil, maka permintaan projek investasi pun akan turun. Seberapa besar penurunan permintaan investasi sangat tergantung pada tingkat sensitifitas permintaan tersebut terhadap pergerakan naik – turunnya ekspektasi keuntungan.

Dari interaksi keduanya, keseimbangan antara permintaan dan penawaran investasi membentuk atau menentukan ekspektasi keuntungan dipasar (investasi). Dari aktifitas investasi inilah kemudian mampu menjelaskan dukungan sektor ini terhadap aktifitas ekonomi riil di pasar barang dan jasa. Oleh karena aktifitas investasi merupakan aktivitas dominan dalam pasar modern saat ini, akan sangat beralasan memasukkan sektor ini dalam penjelasan keseimbangan umum ekonomi Islam. Pada bab – bab selanjutnya pembahasan sektor investasi ini akan semakin detil dijabarkan. Karena membahas sektor keuangan Islam tidak mungkin dijelaskan menggunakan model seperti apa yang konvensional miliki, sehingga diperlukan model yang yang sejalan dengan nilai-nilai moral dan ketentuan – ketentuan hukum syariah Islam.

Nilai – nilai moral berikut ketentuan – ketentuan hukum syariah Islam dapat dilihat modelnya atau realisasinya jika ia diwujudkan dalam prilaku – prilaku ekonomi. Dan sebenarnya proses memadankan prilaku ekonomi manusia dengan nilai moral dan ketentuan hukum syariah Islam inilah yang merupakan titik krusial dalam teori prilaku ekonomi Islam. Proses tersebut bahkan sewajarnya menjadi asumsi dasar atas bangunan teori ekonomi Islam.

Hal ini terjadi juga atas asumsi bahwa individu yang memahami nilai – nilai Islam melakukan inisiatif usaha, selain mempertimbangkan tingkat keuntungan tapi juga melihat kemashlahatan yang bias diberikan kepada individu lain disekitarnya. Mungkin dengan tingkat keuntungan sama dengan 0 pun seorang pelaku bisnis akan memulai usahanya jika pada saat yang sama ia merasa akan banyak keuntungan yang diambil oleh lingkungannya.

Jumat, 30 September 2011

Dengan bergabung di cashroyalti.com anda akan dapat kan hak royalti bagi hasil 10 % s/d 50% dan juga anda akan dapatkan bonus dan komisi – komisi cashroyalti,diantaranya selain profit bagi hasil bulanan anda dapat Hak keanggotaan selamanya,Bonus Reward prestasi,Bonus Cash qualified,Bonus Sponsoring,Bonus Pasangan dan bonus titik,Untuk info lebih jelas silahkan kunjungi http://cashroyalti.com Pelajari Marketing Plan dan Promosi Cashroyalti com dan untuk Gabung Dari url saya.klik disini Salam Sukses.

Rabu, 20 Juli 2011

Seperti kita ketahui bahwa motivasi sangat berpengaruh dengan prestasi kerja seseorang. Dalam menjalankan usaha pun juga membutuhkan motivasi untuk mencapai kesuksesan yang di cita – citakan. Namun untuk menumbuhkan motivasi dalam diri seseorang tidaklah mudah.

Emosional yang ada dalam diri seseorang mempengaruhi motivasi seseorang bisa naik bahkan bisa turun, sesuai dengan kondisi yang dialaminya.Tak bisa dipungkiri hampir semua orang pernah merasakan kejenuhan hebat yang mengakibatkan turunnya motivasi diri seseorang. 

Turunnya motivasi membuat seseorang merasa tidak ingin melakukan kegiatan apapun, hingga tidak fokus dan merasa bingung dengan apa yang akan dikerjakannya.Jika dipaksakan bekerja pun akan menghasilkan kinerja yang kurang memuaskan. Hal ini sebaiknya jangan dibiarkan berlarut – larut, karena selain akan merugikan diri sendiri juga akan merugikan usaha yang dikerjakannya.


Beberapa faktor yang dapat menyebabkan turunnya motivasi seseorang antara lain dikarenakan adanya kejenuhan akan rutinitas yang sama setiap harinya, sehingga membuat seseorang menjadi pasif dan cenderung menyerah pada keadaan sehari – harinya. Selain itu tujuan hidup yang kurang jelas juga dapat membuat seseorang tidak termotivasi dalam menjalankan usahanya, sehingga seseorang tidak mengetahui apa yang harus dilakukannya. Hal ketiga yang dapat mempengaruhi turunnya motivasi karena adanya rasa takut untuk mencoba usaha baru, sehingga tidak ada keinginan untuk bekerja keras mencapai kesuksesan yang dicita – citakan.

Untuk mengatasi beberapa faktor tersebut, berikut kami berikan tips mengatasi turunnya motivasi. Antara lain sebagai berikut :
  1. Buatlah tujuan hidup Anda. Dengan menuliskan tujuan yang akan Anda raih, secara tidak langsung akan muncul komitmen dari dalam diri seseorang untuk segera menyelesaikan pekerjaan yang mendekatkannya dengan tujuan yang di cita – citakan.
  2. Menguatkan rasa percaya diri dengan meningkatkan kemampuan diri Anda. Misalnya dengan mengikuti kegiatan – kegiatan untuk menambah wawasan ataupun ketrampilan yang dapat menunjang tujuan yang kita impikan.
  3. Jika motivasi Anda mulai turun, usahakan cari rekan ataupun lingkungan yang dapat mengembalikan motivasi Anda. Carilah teman yang memiliki semangat besar untuk meraih impian mereka, karena kerja keras dan optimisme mereka dapat menularkan semangat pada orang – orang di sekitarnya untuk ikut tergerak.
  4. Terkadang turunnya motivasi disebabkan karena fisik dan pikiran kita yang terlalu lelah. Untuk itu sebaiknya sempatkan waktu Anda untuk tidur atau beristirahat sejenak, agar dapat mengembalikan energi dan motivasi diri Anda yang telah menurun.
  5. Sesekali atur ulang jadwal ruitinitas harian Anda, agar tidak merasa jenuh dan bosan dengan kegiatan yang dilakukan. Misalnya dengan memindahkan rutinitas yang biasa dikerjakan pagi hari menjadi dikerjakan di sore hari, begitu juga sebaliknya rutinitas sore bicoba dikerjakan pada pagi hari. Hal itu untuk mengurangi rasa jenuh yang dapat menurunkan motivasi seseorang.
  6. Terapkan kedisiplinan pada diri Anda. Karena dengan disiplin seseorang akan selalu berkomitmen untuk menuju impian yang diinginkannya. Ketahuilah bahwa motivasi yang kuat serta kedisiplinan diri, akan membawa Anda pada kesuksesan. Salam sukses.